Polres Muratara Musnahkan Hampir 1 Kg Sabu, Selamatkan 10 Ribu Jiwa dari Bahaya Narkoba




Berita Muratara, Rupit — Kepolisian Resor Musi Rawas Utara (Muratara) memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu hasil pengungkapan kasus tindak pidana narkotika dengan tersangka A. Nawawi (48), Selasa (tanggal menyesuaikan).


Pemusnahan dilakukan terhadap sabu seberat 976,50 gram dari total barang bukti yang diamankan sebanyak 1.043 gram. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses hukum sekaligus komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Muratara.


Kapolres Muratara melalui Kasat Resnarkoba menyampaikan bahwa sebagian kecil barang bukti disisihkan untuk kepentingan penyidikan dan persidangan.


“Sebanyak 0,35 gram digunakan untuk uji laboratorium di Labfor Palembang dan 5 gram untuk pembuktian di pengadilan. Sisanya kami musnahkan,” ujarnya.


Pemusnahan dilakukan sesuai prosedur dengan disaksikan oleh pihak terkait, guna memastikan transparansi serta akuntabilitas penanganan barang bukti narkotika.


Menurutnya, jumlah sabu yang dimusnahkan tersebut memiliki potensi besar merusak masyarakat apabila beredar luas.


“Jika diasumsikan satu gram sabu dapat digunakan oleh sekitar 10 orang, maka pemusnahan 976,50 gram ini berpotensi menyelamatkan kurang lebih 10 ribu jiwa,” tegasnya.


Diketahui, barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus di Jalan Poros Desa Bukit Langkap, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, di mana tersangka ditangkap saat membawa sabu yang disimpan dalam kemasan plastik teh Cina.


Polres Muratara menegaskan akan terus meningkatkan upaya pemberantasan narkotika serta mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi demi menjaga lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.(Zm)


Pewarta: Zm 

Editor : Ario 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

‎Diduga Milik Bupati Sarolangun, Alat Berat Penambangan Emas Ilegal Dihadang Warga Muratara saat keluar ‎

Satres Narkoba Polres Muratara Bekuk Pengedar Sabu di Desa Sukomoro

SK Oknum Guru PNS SMA Negeri Surulangun lakukan kekerasan terdapat murid saat lakukan aksi demo pada senin (19/05/2025)