Iklan

 

Iklan

 

,

Iklan

Muratara Dapat Bantuan Sapi Kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto, Distankan Cari Sapi Bobot 1 Ton

Berita Muratara
Sabtu, 02 Mei 2026, Mei 02, 2026 WIB Last Updated 2026-05-01T22:26:39Z



Berita Muratara, Rupit  – Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dipastikan mendapat bantuan sapi kurban dari Presiden ke-8 Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk Hari Raya Iduladha 2026.


Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Muratara, Ade Meiri Siswani, SP., MP mengatakan, daging kurban dari Presiden nantinya akan dibagikan kepada masyarakat Muratara.


“Daging kurban dari Presiden ini nantinya akan kita bagikan kepada masyarakat,” kata Ade saat diwawancarai Beritamuratara.com, Jumat (1/5/2026).


Ia menjelaskan, saat ini tim Distankan Muratara tengah mencari sapi yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan Direktorat Jenderal Peternakan.


Menurutnya, tahun ini kriteria sapi kurban dari Presiden memiliki bobot minimal 900 kilogram hingga 1 ton. Sementara tahun sebelumnya bobot minimal hanya 800 kilogram.


“Kalau tahun lalu kriterianya minimal 800 kilogram, tahun ini minimal 900 kilogram hingga 1 ton,” ujarnya.


Ade mengungkapkan, hingga saat ini di Muratara belum ditemukan sapi dengan bobot sesuai standar tersebut. Rata-rata sapi milik peternak lokal hanya memiliki berat sekitar 400 kilogram.


“Sapi kita belum ada yang beratnya sampai 800 kilogram, jadi belum sesuai dengan kriteria dari Dirjen Peternakan,” tambahnya.


Karena itu, Distankan Muratara diperbolehkan mencari sapi di luar daerah. Saat ini pencarian dilakukan di Kabupaten Musi Rawas dan telah ditemukan dua sapi yang dinilai memenuhi syarat, masing-masing berada di Kecamatan Tugumulyo dan Kecamatan Purwodadi.


“Sudah ada sapi yang sesuai kriteria di dua tempat, Tugumulyo dan Purwodadi, tinggal dilakukan survei,” jelasnya.


Ia menambahkan, setelah sapi dicek dan dinyatakan memenuhi kriteria, maka akan dilakukan proses verifikasi data peternak, termasuk pendataan identitas dan fotokopi KTP elektronik.


Selanjutnya, data tersebut akan dikirim ke Dirjen Peternakan untuk proses administrasi pembayaran.


“Uangnya nanti langsung ditransfer ke peternak. Setelah pembayaran selesai, sapi akan diantar ke Muratara,” paparnya.(Zm)

Pewarta: Zm 

Editor: Ario 

Iklan