Iklan

 

Iklan

 

,

Iklan

Diterkam Harimau di Kawasan TNKS, Warga Batu Gane Tewas Tragis, Aktivitas Kebun dan Sungai Dihentikan Sementara

Berita Muratara
Sabtu, 28 Februari 2026, Februari 28, 2026 WIB Last Updated 2026-02-28T08:01:35Z

 


‎Berit Muratara, MUSI RAWAS – Insiden tragis kembali terjadi di wilayah perbatasan hutan. Seorang warga Desa Batu Gane, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, dilaporkan tewas setelah diterkam harimau, Sabtu (28/2/2026).
‎

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pemerintah melalui pihak terkait langsung mengeluarkan instruksi agar masyarakat untuk sementara waktu tidak beraktivitas di kebun maupun di aliran sungai yang berada di sekitar lokasi kejadian.
‎

Kepala SPTN 5 BBTNKS, Faried SP, M.Si, menegaskan bahwa lokasi peristiwa tersebut masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS).
‎“Lokasi kejadian masuk ke dalam kawasan TNKS,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (28/2/2026).

‎Ia menjelaskan bahwa pada prinsipnya masyarakat memang dilarang memasuki wilayah taman nasional tanpa izin. Oleh karena itu, untuk mencegah jatuhnya korban susulan, warga diminta tidak beraktivitas terlebih dahulu di sekitar lokasi.

‎“Untuk sementara tidak disarankan beraktivitas di sana, apalagi sendirian,” tegasnya.
‎

Korban diketahui bernama Sahanan (45), seorang petani warga Dusun IV Desa Batu Gane, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas. Ia sebelumnya dilaporkan hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

‎Jasad korban ditemukan oleh warga yang melakukan pencarian pada Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 01.00 WIB di wilayah Sungai Bal, Dusun Sri Penganten, Desa Pasenan, Kecamatan STL Ulu Terawas.
‎

Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah tidak utuh. Warga menduga korban menjadi mangsa satwa buas yang diduga kuat harimau sumatera yang berkeliaran di kawasan tersebut.
‎

Pihak terkait saat ini mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan satwa liar di sekitar permukiman atau area perkebunan.(Zm) 

Pewarta: Zm

Editor : Ario

Iklan