Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 9, 2021

Satres Narkoba Polres Muba Meringkus Pengedar Shabu-Shabu Meresahkan Warga

Gambar
MUBA,Beritamurataraonline.my.id - Arisanto (21) warga Kelurahan Babat Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) diciduk Polisi Sat Reserse Narkoba Polres Muba, lantaran terkait kasus Peredaran Narkoba.  Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH Sik melalui Kasat Narkoba Polres Muba AKP Jonroni SH mengatakan, penangkapan pengedar ini bermula dari laporan warga masyarakat sekitar yang sudah sangat resah dengan transaksi Peredaran Narkoba yang dijalankan pelaku.  Menindaklanjut laporan masyarakat tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan melakukan penggerebakan dirumahnya, alhasil anggota kita berhasil meringkus pelaku di tempat kediamannys (Dirumah nya sendiri). "Informasi ini kita dapatkan Dari laporan masyarakat yang sudah resah atas peredaran narkoba yang dilakukan pelaku" Tutur Jonroni, Sabtu, (15/05/21).  Saat digrebek pada Minggu, 09 Mei 2021 Sore, Polisi langsung menggeledah rumah pelaku Dan didapati 2 (Dua) Paket yang diduga Narkotika...

KEMBALIKAN MOBIL DINAS, KOMISONER KPU MURATARA DI KEROYOK PEREMAN DI PEMKAB MURATARA.

Gambar
BERITAMURATARAONLINE.MY.ID – Handoko Anggota Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) harus menderita luka dan lebam di beberapa bagian tubuhnya. Hal itu diakibatkan pemukulan oleh beberapa oknum Preman kepada dirinya di perkantoran Bupati Muratara. Kepada awak media Handoko menuturkan kronologis kejadian bermula saat ia bersama beberapa komisioner KPU Muratara menghantarkan mobil untuk diserahkan ke pemerintah muratara. Setelah selesai memarkir mobil, ia melihat wakil Bupati Muratara H Inayatullah sedang berbicara dengan salah satu staf KPU, dan dengan santai ia (handoko) menegur dengan menyebutkan pak wabub sambil melambaikan tangan. Setelah itu, Handoko mengaku dia bergumam kepada Busairi staf yang berbincang dengan wabub Inayah, dengan menyebutkan “sudah kembalikanlah mobil negera itu” Dan dengan dilanjutkan dengan perkataan “payalah kalu wong la jadi Rajo” karena ucapan itu, Handoko menjelaskan ia dipanggil oleh Wabub Inayah dengan ...