Postingan

Menampilkan postingan dari November 9, 2025

Ujaran Kebencian Kian Liar di Medsos, Pengamat Sebut Dampaknya Lebih Jahat dari yang Dibayangkan

Gambar
Berita Muratara — Fenomena ujaran kebencian di media sosial kembali memanas. Sejumlah unggahan bernada hinaan, fitnah, hingga provokasi kini semakin mudah ditemukan di berbagai platform, bahkan dilakukan secara terbuka oleh akun-akun yang memiliki banyak pengikut. Penggiat media sosial di Musi Rawas Utara menilai kondisi ini sudah masuk tahap mengkhawatirkan. Pasalnya, bahasa-bahasa kasar yang beredar luas justru ditonton oleh banyak anak di bawah umur. “Ini bukan soal beda pendapat lagi. Sudah mengarah ke pembunuhan karakter dan memancing permusuhan,” kata salah satu pemerhati digital di Muratara, Jumat. Menurutnya, ujaran kebencian adalah bentuk kekerasan yang sangat jahat karena dampaknya tidak selalu terlihat langsung. Korban bisa mengalami tekanan psikologis, ketakutan, hingga trauma. Sementara pelakunya seakan merasa bebas karena bersembunyi di balik layar ponsel. “Cuma gara-gara satu komentar pedas, bisa pecah konflik. Saling balas, saling hina, dan akhirnya menyeret nama baik k...

Diduga Jual Aset Desa, Mantan Ketua Bumdes Noman Baru Didesak Diproses Hukum

Gambar
Berita  uratara, Rupit – Alat musik organ tunggal milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Noman Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara, diduga telah dijual oleh mantan Ketua BUMDes berinisial MDA. ‎ ‎Dugaan ini mencuat setelah warga mempertanyakan keberadaan alat musik tersebut yang sebelumnya menjadi aset hiburan desa. Berdasarkan hasil penelusuran awak media, alat musik tersebut sudah tidak lagi ada sejak periode kepemimpinan Kepala Desa almarhumah Aima. ‎ ‎Menurut keterangan warga, pada masa itu MDA yang menjabat sebagai Ketua BUMDes diduga menjual organ tunggal milik desa tanpa melalui prosedur atau izin resmi dari pemerintah desa. Saat ini, MDA diketahui berdomisili di Kota Palembang dan dikenal aktif dalam kegiatan unjuk rasa. ‎ ‎Warga Desa Noman Baru kini mendesak agar aparat penegak hukum maupun instansi terkait menindaklanjuti dugaan tersebut. Mereka menilai tindakan menjual aset milik desa termasuk bentuk penggelapan aset negara yang berpotensi me...

‎Diduga Gelapkan dan Jual Alat Musik Bumdes, Mantan Ketua Bumdes Desa Noman Baru Dipertanyakan Warga

Gambar
  ‎ ‎Berita Muratara, Rupit — Warga Desa Noman Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara, dibuat heran dan mempertanyakan keberadaan alat musik milik Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang hingga kini tak diketahui lagi keberadaannya. ‎ ‎Informasi yang beredar di masyarakat menyebut, alat musik tersebut diduga telah digelapkan dan dijual oleh mantan Ketua Bumdes berinisial MD. ‎ ‎Salah satu warga mengaku heran karena hingga kini tak ada kejelasan soal keberadaan alat musik itu. “Kami hanya ingin tahu ke mana alat musik Bumdes itu. Dulu pernah dipakai untuk kegiatan desa, tapi sekarang hilang begitu saja,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. ‎ ‎Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Noman Baru, Zamaah, membenarkan bahwa alat musik tersebut memang sudah tidak ada sejak dirinya belum menjabat sebagai kepala desa. ‎ ‎> “Kalau masalah itu, saya bukan tidak mau menjelaskan. Hanya saja, saat saya masih menjabat sebagai perangkat desa dulu, alat musik itu memang su...