Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 15, 2025

Warga Serahkan Dua Senpi Rakitan, Polsek Rupit Apresiasi Kesadaran Hukum Masyarakat

Gambar
  Berita Muratara, 16 Juni 2025 — Kesadaran hukum warga Desa Batu Gajah Baru patut diapresiasi. Dua pucuk senjata api rakitan jenis laras panjang diserahkan langsung oleh Sekretaris Desa, Doni Armaya, mewakili masyarakat, kepada Polsek Rupit, Senin siang (16/6). Senjata rakitan jenis kecepek laras panjang itu diterima langsung oleh Kapolsek Rupit, AKP Dheny Satrya SH, MH, didampingi Kanit Reskrim IPDA Paisal dan Babinkamtibmas BRIPDA Okky Bagus Saputra SH. Penyerahan ini merupakan hasil dari Operasi Senpi Musi 2025 yang tengah digalakkan Polda Sumsel, sekaligus buah dari pendekatan humanis dan edukatif yang dilakukan pihak kepolisian saat menyambangi warga usai salat Jumat, Jumat lalu (13/6). > “Kami mengapresiasi langkah warga Batu Gajah Baru. Ini contoh baik bagaimana masyarakat ikut menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar AKP Dheny Satrya. Kapolres Muratara juga menegaskan, masyarakat yang masih menyimpan senpi rakitan agar segera menyerahkannya. Sebab, menyimpan senjata api i...

Kepsek Jarang Masuk, Wali Murid SDN Setia Marga Curhat di Medsos: Pendaftaran Anak Terhambat, Isu Pungli Mencuat

Gambar
  Berita Muratara, Karang Dapo - 18 Juni 2025 Sebuah unggahan viral di media sosial Facebook menggambarkan kekecewaan seorang wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di SD Negeri Setia Marga, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara. Selama lima hari berturut-turut mendatangi sekolah, wali murid tersebut mengaku tidak pernah bertemu kepala sekolah maupun pihak yang bisa melayani proses pendaftaran. Viralnya unggahan ini memunculkan sorotan baru terhadap Kepala SDN Setia Marga, Zuhairia, yang diduga jarang masuk sekolah. Hal ini diduga menghambat aktivitas belajar mengajar dan pelayanan administrasi pendidikan di sekolah tersebut. Tak hanya itu, dari penelusuran awak media dan berbagai komentar warganet, turut mencuat dugaan lain, seperti pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) serta adanya pungutan liar yang meresahkan. Salah satu cuitan netizen atas nama Panji Setia Marga memperlihatkan tangkapan percakapan antara wali murid dengan seorang guru yang mengatakan:...

Hukum Diarak dalam Keranda: Relawan Silampari Guncang Kejari Lubuklinggau

Gambar
  Berita Muratara, Lubuklinggau , 17 Juni 2025 — Suasana di depan Kantor Kejaksaan Negeri Lubuklinggau mendadak riuh. Puluhan massa dari Relawan Silampari menggelar aksi damai, namun penuh simbol keras: sebuah keranda mayat diusung di tengah jalan, menggambarkan kematian hukum di wilayah kerja Kejari Lubuklinggau. Aksi ini bukan tanpa alasan. Mereka menuntut keadilan atas dua kasus yang hingga kini belum menemukan titik terang: dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur dan wartawan. Kedua kasus itu, menurut massa, mandek tanpa kejelasan hukum. > "Ini bukan sekadar simbol. Ini adalah potret nyata bahwa hukum kita sudah sekarat!" teriak salah satu orator di tengah barisan aksi. Mereka mengecam keras sikap Kepala Kejaksaan Negeri, Anita Asterida, yang disebut enggan menemui massa. Para demonstran menyebut Kajari bersikap dingin dan tertutup terhadap suara rakyat. > “Seolah-olah beliau alergi terhadap rakyat. Kami datang bukan untuk anarki, kami membawa suara korban. ...

Bupati Muratara Tegaskan: Waspadai Penipuan Berkedok Pembukaan Lahan di Hutan Ulu Rawas

Gambar
  Berita Muratara – Bupati Musi Rawas Utara, H. Devi Suhartoni, mengeluarkan himbauan penting dan tegas kepada seluruh masyarakat Kecamatan Ulu Rawas terkait aktivitas liar pembukaan lahan di kawasan hutan lindung, hutan produksi (HP), dan Taman Nasional di wilayah tersebut. Senin (16/06/2025)  Dalam pernyataannya, Bupati menyoroti adanya oknum-oknum yang mengaku menjalankan program ketahanan pangan namun justru melakukan perambahan hutan secara ilegal. > “Ada pihak yang mengatasnamakan program ketahanan pangan bahkan berani memasang foto Presiden Prabowo untuk memuluskan aksinya. Ini jelas penyesatan publik dan berpotensi pidana,” tegas Bupati. Bupati menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Muratara tidak pernah dilibatkan dalam kegiatan pembukaan lahan tersebut. Setelah dilakukan penelusuran, banyak ditemukan oknum pengusaha dan pihak tak bertanggung jawab yang membawa nama rakyat sebagai tameng kegiatan ilegal. > “Itu bukan program pemerintah, bukan ketahanan pangan yan...

Demo Memanas di Kantor Bupati Musi Rawas, Mahasiswa Tuntut Kejelasan Janji 100 Hari Kerja

Gambar
  Berita Muratara,  Musi Rawas - 16 Juni 2025 — Suasana halaman Kantor Bupati Musi Rawas berubah tegang saat puluhan mahasiswa dari HMI, KAMMI, IMM, dan PMII turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa, Senin (16/6). Mereka menuntut kejelasan atas capaian 100 hari kerja Bupati Hj Ratna Machmud yang dinilai belum membawa perubahan nyata. Aksi dimulai sekitar pukul 11.15 WIB. Di bawah langit mendung, suara orasi bergema lantang, menuntut agar Bupati hadir secara langsung menemui massa. Ketegangan sempat meningkat saat terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat keamanan. Namun, setelah desakan kuat, Bupati Ratna Machmud akhirnya keluar menemui demonstran—meski dalam kondisi hujan. “Kami datang dengan tuntutan jelas, tapi yang kami dapat hanya jawaban normatif. Tidak ada ketegasan dan substansi,” tegas Muhammad Arka, Koordinator Lapangan aksi. Dalam orasinya, mahasiswa menyampaikan delapan tuntutan utama, mulai dari penyelesaian janji politik Bupati, perbaikan jalan desa...